Apakah Anda sedang mencari cara bisnis online dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan disamping pekerjaan utama Anda? Atau, apakah Anda juga sedang mencari peluang usaha yang bisa dikerjakan lewat web?

Tenang, Anda berada di tempat yang tepat, dan Anda tidak sendirian. Banyak orang-orang di luaran sana yang sedang melakukan hal serupa.

Termasuk saya

Internet yang saat ini memunculkan dunia virtual, ternyata mampu mendorong kita untuk membangun bisnis dengan lebih cepat dan dapat dijadikan sumber penghasilan utama (full time bisnis online).

Nah, disini saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali usaha melalui internet, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai bisnis online, yakni hal-hal inti yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.

Untuk itu, ijinkan saya bercerita

NB: Artikel ini mengandung 4000 an kata yang menjelaskan tentang ideas cara bisnis online secara praktis, yang barangkali jika Anda baca hingga tuntas, bisa bermanfaat dan merubah hidup Anda.

First Thing First Catatan Pembuka

Bagi Anda yang masih baru memulai, sebelum kita membahas lebih lanjut, ada baiknya kita coba definisikan dulu apa itu bisnis online.

Menurut saya, bisnis apapun yang dijalankan menggunakan media web bisa dikatakan BISNIS ONLINE. Jadi arti BISNIS ONLINE itu sendiri memang bisa sangat luas.

Jika kita sudah punya bisnis yang dijalankan secara offline, seperti buka toko baju, toko makanan, toko mainan, atau apapun, kemudian kita buka juga di web, itu bisa menjadi bisnis online.

Begitu juga ketika kita ingin fokus membangun website untuk dikembangkan menjadi portal online yang memungkinkan banyak orang yang berkunjung, lalu kita pasangi slot iklan untuk mendapatkan penghasilan, itu juga bisa disebut dengan bisnis online.

Jadi begini ceritanya: flashback  dimulai pada tahun Saya masih ingat, dulu waktu pertama kali memulai bisnis online segala sesuatunya tampak seperti absurd. Banyak keraguan

Lalu, muncul lah pertanyaan-pertanyaan di dalam diri seperti:

* Bisa nggak ya bisnis online itu dijalankan?
* Cocok apa nggak ya buat saya lakukan?
* Langkah apa saja yang perlu saya tempuh supaya bisa jalan?
* Berapa modal yang akan dibutuhkan?
* Dan segudang pertanyaan lainnya.

Beberapa usaha yang sudah pernah jalankan via online, antara lain jualan pulsa, jual handphone, jual minyak atsiri, actual property properti, jual baju batik, jual produk natural, jual produk digital, dan layanan pembuatan website.

Beberapa ada yang saya teruskan, dan beberapa juga mandeg.

Nah, dari pengalaman saya tersebut, meskipun tidak ada patokan pasti langkah-langkah seperti apa yang sebenarnya harus dilakukan, menurut saya secara singkat ada 5 hal utama yang bisa kita persiapkan.

Apa saja itu?

Cara Bisnis Online Bagi Pemula

Berikut ini adalah beberapa langkah cara memulai bisnis online yang bisa diterapkan bagi pemula.

Tahapan awalan ini cenderung banyak berhubungan dengan cara menjual via internet, penjabarannya adalah sebagai berikut, tetaplah menyimak

1. Miliki Mindset Bisnis Yang Benar

Kata-kata itu mungkin sudah sering kita dengar, tapi ingat, yang hendak kita lakukan adalah membangun BISNIS, sehingga memiliki mindset bisnis yang benar dan sikap mental yang positif, adalah PENTING.

Kita juga harus berpikir untuk membangun aset, dimana aset itu nantinya yang akan bekerja untuk kita.

Jangan sampai ketika kita sudah berhasil membangun usaha sampai susah payah, namun akhirnya mengorbankan hal-hal lainnya hanya karena kesibukan kita mengurus bisnis.

Anda tentunya juga ingin memiliki waktu bersama keluarga, orang-orang tercinta, atau melakukan hal-hal bermanfaat lainnya bukan?

Jika Anda masih bekerja pada bisnis Anda, maka Anda adalah karyawan pada bisnis Anda sendiri.

Tetapi jika yang Anda lakukan adalah bagaimana membuat bisnis Anda semakin berkembang, seperti dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 10, dst, maka Anda adalah pebisnis.

1.1  Yang Perlu Diperhatikan Saat Memulai Bisnis Online

Sama seperti jenis bisnis lainnya, ketika kita memutuskan untuk membangun bisnis online pastinya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, seperti:

1. Modal.
2. Produk yang akan dijual.
3. Pasar yang akan disasar.
4. Strategi pemasaran.
5. Kelangsungan bisnis dan tren bisnis.

Untuk itu, sebelum memikirkan hal-hal tersebut, mari benahi dulu mindset kita, yakni cara berpikir kita.

Faktor penentu kesuksesan suatu bisnis, ninety five% ditentukan oleh kualitas pribadi manusia. Ini adalah hal-hal yang sifatnya non-teknis, dan sisanya adalah yang sifatnya teknis.

Kita bisa saja mempunyai keahlian membuat suatu web yang canggih, dengan berbagai fitur dan tampilan yang keren, atau bisa saja kita sangat ahli dalam suatu bidang.

Namun jika kita tidak mempunyai visi terhadap kemampuan kita sendiri, tidak mempunyai semangat untuk belajar dan bertahan, ya sama saja, bisnis kita akan segitu-segitu saja.

Niatkan supaya usaha kita nanti bisa memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita, dan juga bagi kebaikan sesama.

Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menemukan alasan mengapa Anda berbisnis online.

1.2  Tujuan Kita Berbisnis

Menurut saya, tujuan utama kita dalam berbisnis selain mendapatkan penghasilan, juga supaya bisa melayani lebih banyak orang dan lebih bermanfaat bagi sesama. Betul?

2.  Mulai Dengan Jualan

Langkah kedua, adalah putuskan apa yang mau Anda jual.

Kenapa saya bilang putuskan apa yang mau Anda jual, dan bukan putuskan apa yang mau Anda bisniskan ??

Ya, seperti yang saya singgung sebelumnya, tahapan awalan ini akan lebih banyak berhubungan dengan jualan, karena sebelum benar-benar kita menjalani suatu siklus bisnis, kita harus berlatih menjual. Khususnya dalam hal ini adalah jualan lewat internet.

Nah, pikirkan, kira-kira apa yang mau Anda tawarkan ke orang lain lewat media online. Resepnya, silahkan catat, ini penting

2.1 Bagaimana Cara Menemukan Ide Produk?

Pas sudah semangat mau mulai bisnis dan jualan, seringkali kita malah bingung, mau jualan apa ya?

Ehm, pernah mengalami hal ini?

Nah, berikut ini adalah beberapa tips cara menemukan ide produk yang mau dijual. Mulailah dengan yang easy-simple saja dulu.

1. Carilah apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, carilah apa yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar kita.
2. Kita adalah drawback solver, kita adalah perantara solusi dari permasalahan orang-orang.
3. Tukar manfaat yang bisa kita berikan, menjadi sebuah bentuk transaksi yang saling menguntungkan.

Kebanyakan orang salah langkah pada tahapan ini.

Mereka terlalu berfokus pada produknya dulu, bukan pada kebutuhan orang-orang, sehingga bahkan banyak yang tumbang sebelum mencapai penjualan pertama.

Saran saya, lakukanlah riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat laku dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya.

Bukan apa-apa sih, tetapi kalau produk kita yang membutuhkan terlalu sedikit atau pasarnya sempit, biasanya kita akan mudah menyerah karena dagangan tidak kunjung laku. *pengalaman pribadi*

Maksud saya, rasanya kegiatan jualan dan bisnis kita akan lebih terasa greget serta menggairahkan jika dikit-dikit HP kita berbunyi atau INBOX e-mail kita penuh dengan e mail pemesanan produk / jasa kita.

Ya atau ya?

2.2 Apa Saja Produk Yang Bisa Dijual Secara Online?

Mengenai jenis produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.

* Contoh barang fisik, sabun herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan, pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.
* Contoh produk digital, bisa berupa pulsa, ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.
* Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa internet marketing, rental mobil, agen tour & journey, agen umroh & haji, jasa pembayaran tiket pesawat dan kereta api, dan jasa-jasa yang lain.

Tidak usah terlalu detil, yang penting Anda mempunyai gambaran besar mengenai rencana Anda dan memahami pola pemasaran online.

Nah, berdasarkan pengalaman saya juga, langkah kedua ini adalah yang terberat.

Mengapa?

Karena kita harus menyusun konsep usaha, mencari ide, mencari provider, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis.

Biasanya hambatan yang muncul pada fase ini adalah, kadang kita menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan bisa ditebak, akhirnya malah nggak jalan-jalan.

Kalau saya boleh memberi masukan, untuk tahapan ini Anda tidak usah terlalu detil dulu. Anda harus rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang.

Untuk apa? Ya untuk belajar. Karena segala sesuatunya butuh proses. Nggak ada yang instan di dunia ini bro…

Mulailah dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor (affiliate marketing).

Contohnya: jualan pulsa, jualan tiket pesawat dan kereta api, agen perumahan & properti, agen journey, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, jual ebook orang lain, jual aplikasi software program suatu vendor, dll.. dll.. banyak banget.

Sehingga pada tahapan ini kita tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa lebih minimal.

Studi Kasus  Bisnis Online PPOB

Kalau Anda sudah membaca sampai di sini, tetapi masih bingung juga dan belum menemukan produk untuk dijual, bisa coba mulai dengan bisnis PPOB.

PPOB itu sendiri, merupakan singkatan dari Payment Point Online Bank. Maksudnya adalah layanan pembayaran online menggunakan fasilitas perbankan.

Bisnis PPOB ini unik, karena merupakan kombinasi antara bisnis online dan bisnis offline. Dan Bisnis PPOB ini pun sejatinya adalah bisnis besar. Terbukti banyak sekali situs market (Bukalapak, TokoPedia, dll) juga turut menjalankan bisnis ini.

Bagi yang baru memulai, tidak akan kaget menjalankannya. Sehingga bisa dijadikan batu loncatan dan sarana pembelajaran untuk bisnis online lainnya yang lebih menantang.

Beberapa keuntungan memulai usaha dengan bisnis PPOB, yakni pasarnya jelas, dibutuhkan semua orang, dan bahkan produknya bisa dipakai sendiri.

Contoh layanannya, antara lain:

* Pembayaran Telkom.
* Pembayaran PDAM.
* Tagihan leasing.
* Pembayaran pulsa semua operator.
* Pembayaran premi asuransi BPJS, dan asuransi lainnya.
* Voucher game online.
* Dan masih banyak lagi.

Cara menjalankannya pun fleksibel, bisa lewat offline dan online. Bahkan, bagi Anda yang sudah bergabung, juga bisa menjalankan konsep bisnis afiliasi (affiliate marketing) seperti yang tadi sudah saya singgung.

3. Buat Website Jualan / Toko Online

Tahapan ketiga adalah membuat website jualan. Bisa juga disebut toko online, ataupun lapak online.

Nantinya ini kita gunakan sebagai tempat jualan online atau berpromosi di web.

Kalau kita flashback ke langkah sebelumnya, kita harus memutuskan produk-jasa apa yang mau kita jual. Bahasa mudahnya, apa yang mau kita tawarkan kepada pelanggan.

Nah, jika sudah ketemu, selanjutnya kita harus mempromosikan supaya orang lain tahu, dan menjualnya agar kita mendapatkan penghasilan. Untuk itu, kita membutuhan sarana, atau dengan kata lain tempat untuk berjualan.

3.1  Memanfaatkan Marketplace dan Media Sosial

Salah satu profit menjalankan bisnis lewat internet, kita tidak harus menggunakan tempat secara fisik, seperti bangunan toko, bangunan ruko, atau gedung yang besar.

Tempat dalam hal ini bisa kita alihkan ke suatu bentuk tempat digital yang bisa diakses secara online melalui web. Tempat itu bisa berbentuk website, toko online, media sosial, maupun situs market.

Karena kita hendak memanfaatkan media internet atau berjualan by way of online, maka secara teknis langkah-langkah cara jualan online-nya adalah:

1. Pada saat tahap awal, cobalah berjualan lewat pasar online (situs marketplace), situs media sosial, dan aplikasi social chat terlebih dahulu.
2. Ketika Anda sudah ingin lebih serius, Anda bisa mulai membuat website sendiri.

Untuk langkah berjualan lewat pasar online, media sosial, ataupun aplikasi social chat, contohnya adalah lewat media sebagai berikut:

* Pasar online (situs market) Bukalapak, Tokopedia, OLX, dll.
* Situs media sosial Facebook, Twitter, Instagram.
* Aplikasi social chat  LINE, WhatsApp, Telegram.

Mengapa saya menyarankan langkah tersebut?

Karena untuk membuat akun di situs-situs tersebut gratis, sehingga bisa langsung kita manfaatkan untuk promosi dan jualan tanpa harus membuat sistem website-nya, tampilannya, dan lain sebagainya.

Pilih channel yang sekiranya Anda nyaman dan kuasai, syukur-syukur bisa pakai semuanya. Tetapi kalau belum bisa ya saran saya minimal pelajari yang Facebook dan Instagram.

Khusus untuk yang aplikasi social chat, sebenarnya itu lebih cocok sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan maupun prospek. Seperti saat mau transaksi, tanya-tanya detil produk, dan konfirmasi pembayaran.

Kalau mau dipakai untuk promosi pun sebenarnya juga bisa, seperti broadcast atau kirim pesan massal. Tapi jangan terus-terusan ya..

Sesekali ngga apa-apa lah, untuk menginfokan produk baru ke pelanggan. Soalnya kalau terlalu sering, bisa-bisa malah pelanggan jadi kurang sreg.

Selanjutnya, jika Anda ingin lebih serius, dan cashflow sudah ada, serta omzet bulanan sudah cukup besar, bisa mulai berinvestasi dengan membuat website sendiri.

3.2  Membuat Website Sendiri

Salah satu tujuan dengan memiliki website sendiri, nantinya website ini akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop RESMI usaha kita di dunia maya.

Keuntungannya, kalau kita sudah memiliki website sendiri, ke depannya bisa kita jadikan sebagai PUSAT tempat rujukan ketika kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, market, ataupun situs jualan lainnya.

Jadi kalau kita pasang standing di situs social media, forum, dll, kan jadi lebih keren kalau di bagian bawah standing tersebut kita kasih hyperlink menuju situs kita.

Hehe, betul??

Kadang ini juga bisa dijadikan parameter apakah seseorang itu serius dalam menjalani bisnis online atau tidak.

Dengan memiliki website, biasanya orang lain akan menjadi lebih mantab ketika hendak bertransaksi dengan kita.

Dalam proses pembuatan website, Anda akan lebih banyak berkutat dengan hal-hal yang sifatnya teknis, seperti belajar menginstal aplikasi website, dan mungkin sedikit belajar bahasa pemrograman web.

Tidak perlu khawatir, jangan buru-buru bilang saya gaptek, enggak ngerti teknologi, saya bukan anak kuliahan, dan kata-kata sejenis lainnya.

Karena website yang akan kita buat adalah jenis website yang praktis, nggak pakai ribet. Istilah kerennya, tinggal plug and play pasang lalu pakai

Lagipula, disinilah tantangannya dalam berbisnis online.

Apabila Anda masih bingung, jangan khawatir, silahkan baca kumpulan ideas cara membuat website di blog ini.

Selanjutnya, kita akan membutuhkan nama domain dan internet hosting untuk membuat website.

Lalu apa itu area? Dan apa itu hosting?

* Domain adalah nama website Anda, contoh:
* Hosting adalah tempat untuk menaruh nama area Anda dan file-file pembentuk website.

Ibarat bangunan toko, nama area adalah alamat toko Anda. Jadi usahakan ketika Anda memutuskan untuk membuat nama domain, sesuaikan dengan nama Anda, atau topik website Anda, ataupun jenis usaha Anda.

Dan untuk internet hosting, jika menggunakan analogi bangunan toko di atas, internet hosting itu ibarat tanah. Semakin besar kapasitas internet hosting, maka akan semakin luas pula ukuran tanah toko Anda.

Jadi harus diingat, domain dan internet hosting merupakan satu kesatuan, dan tidak bisa dipisahkan untuk membangun sebuah website.

Tentang bagaimana cara membuat website nya, bisa dengan metode website gratisan dan website berbayar.

Seperti apa? Akan saya bahas singkat disini.

3.2.1 Website Berbayar

Cara ini mengharuskan kita menggunakan domain dan hosting sendiri. Artinya, kita harus mencari nama domain untuk alamat website kita, dan kemudian menyewa internet hosting untuk digabungkan dengan area tersebut.

Kalau saya boleh jujur, cara ini adalah paling saya rekomendasikan. Keuntungannya banyak, dan salah satunya adalah dengan memiliki alamat area sendiri, usaha online kita akan terasa lebih profesional di mata konsumen dan lebih dipercaya.

Nantinya kita bisa memiliki alamat website seperti contoh sebagai berikut:

Untuk tahap permulaan, Anda mungkin tidak memerlukan kapasitas hosting yang terlalu besar.

Anda bisa menyiapkan uang a hundred and fifty ribu untuk sewa internet hosting, dan 100 ribu untuk membeli nama area (total biasanya kisaran 250- 350 ribu).

Namun ingat, nama domain hanya berlaku untuk setahun, jadi tahun depan jika Anda masih ingin menggunakannya, Anda harus melakukan perpanjangan. Begitu juga untuk internet hosting.

3.2.2  Website Gratisan

Mungkin bagi kita yang benar-benar baru saja memulai, akan berkata

Sepengetahuan saya, ada beberapa penyedia weblog gratisan yang sudah cukup terkenal, diantaranya ada WordPress, Blogspot, Typepad, Posterous, Tumblr, dan masih banyak lagi.

Namun jika saya boleh menyarankan, pakailah WordPress atau Blogspot, karena kedua penyedia blog tersebut sudah banyak dikenal oleh para pengguna web di dunia, dan menurut saya juga lebih mudah dikenal oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing.

Contoh alamat website yang menggunakan fasilitas website gratisan, pola struktur penamaannya kurang lebih seperti ini:

* WordPress
* Blogspot
* Tumblr

Anda bisa lihat, ada embel-embel nama penyedia fasilitas website gratisan tersebut.

Meskipun menggunakan website gratisan kadang dianggap kurang profesional, tetapi cara ini masih cukup lumayan untuk tahap awal.

Nantinya ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, dan mulai ada pemasukan, Anda bisa mempertimbangkan untuk improve menggunakan area dan hosting berbayar.

3.2.3  Tips Membuat Website (Simple is The Best)

Ini adalah contoh website yang pernah saya buat, dan sudah terbukti mendatangkan penjualan berkali-kali.

Untuk cara pembuatannya, silahkan lihat postingan ini:

Setelah website jadi, Anda bisa mengisinya dengan informasi produk / jasa yang Anda miliki. Isilah website dengan konten yang meyakinkan.

Jangan asal copy paste!

Gunakan kata-kata yang memang pantas untuk Anda tampilkan di website, karena ini akan menjadi sarana promosi dan kantor online Anda.

Untuk materi konten web-nya, tampilkan yang simpel-simpel saja dulu, dan sebisa mungkin memuat informasi sebagai berikut:

* Profil usaha.
* Galeri gambar produk / jasa beserta keterangannya.
* Alamat usaha lengkap dengan cara menghubungi Anda.
* Cara pemesanan dan form order nya.
* Logo usaha / bisnis.

Mengenai emblem, menurut saya itu tidak boleh dianggap sepele. Karena bisa membawa dampak yang luar biasa bagi entitas usaha dan bisnis Anda. Yakni pengakuan dan belief / kepercayaan dari calon konsumen maupun pelanggan.

Untungnya, meskipun Anda bukan seorang ahli desain, Anda tidak perlu khawatir. Karena kita bisa memanfaatkan fasilitas pembuatan emblem di Canva

3.2.4  Gunakan Jasa Pembuatan Website

Mungkin ada beberapa dari Anda yang merasa masih kesulitan untuk membuat website, ataupun belum ada waktu untuk belajar membuat website sendiri.

Solusinya, jika Anda masih tetap ingin membuat website bisnis yang profesional dan mungkin juga dengan nama area sendiri, Anda bisa meng-outsource-kan ke penyedia jasa pembuatan websiteyang banyak tersedia di web.

Atau bisa saja minta tolong dibuatkan teman Anda yang sudah biasa membuat web. Mudah kan?

4.  Promosi Online

Tahapan selanjutnya, kalau website sudah ada, apalagi selanjutnya kalau bukan mempromosikan website bisnis. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kunjungan / trafik ke website kita.

Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan situs social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan situs social media lain yang Anda paham.

Setahu saya, ini adalah cara tercepat untuk menyebarluaskan informasi bisnis dan jualan Anda. Apalagi jika Anda mempunyai jumlah teman / follower yang sudah cukup banyak, itu akan sangat membantu.

Kemudian, Anda juga bisa mulai memajang produk maupun jasa Anda di situs-situs direktori bisnis, situs forum seperti Kaskus, dan situs-situs market seperti Bukalapak ,Tokopedia ,“ OLX, dll.

Selain itu, untuk tingkat promosi yang lebih advance, yakni melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dengan teknik search engine optimization.

Ini memang lebih teknis, karena kita harus memahami cara optimasi situs supaya bisa menduduki halaman pertama dalam suatu mesin pencari, dengan kata kunci tertentu. Namun justru dengan memahami pola search engine optimization ini, mindset bisnis dan pemasaran online kita akan lebih tajam.

Ohya, seperti yang tadi saya singgung di Langkah Ketiga  Membuat Website. Website yang kita buat tadi akan kita jadikan sebagai pusat rujukan dari promosi online yang kita lakukan.

Maksudnya, setelah orang-orang mendapatkan informasi tentang produk / jasa Anda dari situs social media, direktori bisnis, forum, marketplace, maupun Google dan mesin pencari lainnya, tentunya mereka penasaran siapa sih yang jualan produk / jasa tersebut. Dan pada akhirnya mereka akan mengunjungi situs Anda untuk mendapatkan data lebih dalam tentang siapa Anda dan apa saja produk Anda.

Ini momentum!

Jangan sampai kita kehilangan prospek karena kita tidak punya “kantor online” disebabkan oleh kurang percayanya calon konsumen terhadap presensi online kita.

Apa itu?

Ya, website yang baru saja kita buat

Jadi benar-benar manfaatkan momentum ini untuk memberikan respon yang meyakinkan.

Selanjutnya, bangun hubungan dengan para pengunjung, beri informasi yang mereka butuhkan.

Mungkin mereka tidak langsung beli produk Anda, namun ketika mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka kepercayaan mereka akan tumbuh, sehingga kemungkinan mereka membeli produk pada Anda akan semakin besar.

Target utama dari pemanfaatan website kita, adalah terjadinya kontak pertama dengan calon konsumen.

Selanjutnya, itu terserah Anda. Mau pakai observe up by email kah, by phone kah, atau kunjungan langsung di tempat, silakan.

Kesimpulan: CTPM is the important thing.

* C = Content
Buat konten yang informatif dan sesuai goal konsumen.
* T = Traffic
Datangkan trafik melalui search engine / social media / getok tular.
* P = Pre-selling
Bangun hubungan dengan para viewers / pengunjung.
* M = Monetize
Tawarkan solusi yang dibutuhkan oleh calon konsumen.

5. Bangun Bisnis = Bangun Sistem

Memang, salah satu kunci sukses yang harus diasah untuk memulai suatu usaha untuk yang pertama kalinya, adalah mengasah kemampuan menjual kita.

Namun kita tidak boleh lupa, bahwa yang namanya membangun bisnis itu sama juga artinya dengan membangun sistem.

Ini adalah syarat mutlak supaya bisnis Anda menjadi sebuah aset. Namanya juga bisnis, ada serangkaian proses yang menjamin keberlanjutan dan keberlangsungan suatu usaha.

Nah, proses inilah yang dilakukan oleh sistem, sehingga ketika si owner ingin jalan-jalan atau memutuskan tidak ingin aktif lagi di usaha yang sudah dia rintis, bisnis itu masih tetap bisa jalan. Disamping itu masih tetap mendatangkan penghasilan (passive income).

Jadi membangun bisnis online bukan semata-mata jualan online saja ya.

Namun alangkah baiknya juga kita barengi dengan membangun sistem alur bisnis, membangun tim kerja, mengumpulkan modal kerja, membeli software program / aplikasi yang kita butuhkan, termasuk juga membuat website yang berguna sebagai instruments advertising online, dan lain sebagainya.

6. (Bonus)  Mentor dan Lingkungan Yang Positif

Bagi Anda yang hendak belajar bisnis online dengan lebih serius, saya sarankan untuk mulai mencari mentor. Dialah yang akan membimbing Anda dalam masa-masa awal membangun bisnis, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mentor ini bisa teman Anda, orang tua, saudara, guru, dosen, maupun pelaku bisnis yang Anda anggap sudah berhasil dalam bidang usaha yang digelutinya.

Mereka sudah melalui proses jatuh bangun dan manis pahit getir serta asam garam dalam membangun bisnis dan kehidupannya, sehingga Anda bisa belajar dari pengalaman prosesnya. Dan sudah semestinya kita menaruh hormat pada para mentor kita ini, karena dari mereka lah wasilah ilmu hidup dan ilmu bisnis itu bisa sampai kepada kita.

Dengan adanya mentor ini, Anda bisa mempercepat proses trial and error yang Anda butuhkan selama berproses menuju puncak.

Selain itu, bergabunglah dengan komunitas bisnis dan komunitas-komunitas lain yang mendukung tujuan Anda, serta milikilah lingkungan yang positif. Ini juga akan sangat mendukung proses belajar Anda supaya lebih kondusif dan terarah.

Barangkali Anda berkenan, silahkan be a part of di Grup Bincang Bisnis Online (BBO) Mastermind by way of Facebook, klik disini →.Semakin sering Anda bertemu, berkumpul, dan berdiskusi dengan orang-orang yang satu vibrasi dan satu visi, Anda akan menemukan berbagai peluang dan dukungan untuk saling assist, berbagi semangat, dan ilmu. Itu adalah aset penting yang perlu Anda miliki untuk melangkah maju.

Tentunya, miliki juga niatan untuk membantu yang lain, jangan hanya kepentingan diri kita saja yang diurusi.

Hidup itu GIVE AND TAKE, artinya kita GIVE dulu, baru TAKE. Berikan dulu apa yang kita punya, barulah kita dapatkan hikmah dari apa yang kita berikan.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat belajar bisnis online, yang diampu oleh para mentor dan praktisi yang sudah berpengalaman, dan insya Allah cocok bagi Anda yang ingin memulai belajar bisnis online:

1. Revolusi Bisnis Model, by Sekolah UKM

Salah satu tempat belajar bisnis dan cara scale up dengan metode Revolusi Bisnis Model, yang aktif membina member anggota yang sudah bergabung. Diampu oleh mentor-mentor yang sudah berpengalaman menjalankan bisnis, diantaranya Lutvan Handi dan Muhammad Ardani. Materinya lengkap, panduan urut dan rapi, serta metodenya sesuai dengan perkembangan dunia usaha terkini. Enak banget ngikutin nya. Salah satu tujuan pembelajarannya adalah supaya peserta mampu menjalankan strategi digital advertising mulai dari mendatangkan pengunjung (TRAFFIC) membangun list prospek (LEADS) serta mengkonversinya menjadi penjualan (SALES).

2. Panduan Bisnis Online, by Satria Rasyid

Diampu oleh Satria Rasyid, seorang internet marketer full time semenjak tahun 2014. Beliau sudah mempelajari dan mempraktekkan berbagai macam tipe bisnis online, mulai dari Teknik search engine optimization, Toko Online, Produk Digital, Afiliate, dsb. Hingga saat ini sudah memiliki 3 kursus bisnis online, yaitu: Kursus search engine optimization Platinum (finest seller), Panduan Sukses Toko Online, Ebook Rahasia Teknik SEO. Jumlah member yang telah bergabung ada 1000+ member. Anda bisa belajar darinya dan sekaligus mempraktekkan ilmu bisnis online pada usaha Anda.

Akhirnya
Sampailah pada akhir artikel ini.

Apa yang saya tuliskan di sini, masihlah jauh dari kesempurnaan. Ada baiknya Anda lengkapi juga dengan sumber bacaan lain, atau referensi dari praktisi yang menurut Anda mereka sudah sukses di bidang ini.

Jika dirasa suggestions cara bisnis online ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman, saudara, bahkan pasangan Anda, dan terutama bagi orang-orang yang sedang membutuhkan tambahan penghasilan supaya bisa segera take action untuk perubahan kehidupan yang lebih baik lagi.